suarakan

Banyak orang mengira aku manusia merayap ,seperti serangga ,yang hanya bisa merayap menyentuh tanah tidak jauh di tempat sekitar.
aku memang merayap, dengan merayap aku autodidak ,dan dengan autodidak aku bersayap.
terserah karena penilaian persepsi ,harus menerima, aku akan tetap merayap, bila saat nya aku bersayap ,aku akan terbang, terbang lalu lalang di kota tercinta mungkin bukan hanya kota ,tapi aku akan terbang membaluti dunia.

Sebelum nya saya mempunyai impian ingin menjadi seorang yang sukses bisa merubah nasib di sendiri ,beli mobil uang sendiri ,beli rumah dari uang sendiri, tapi apakah itu impian atau keinginan?, ternyata amatlah mebosankan bila mempunyai impian yang seperti ini ,dari diskusi panjang.
kehidupan saya terus bermakna, terus berwarna, dari tahun ketahun ,ini karena orang orang memotivasiku, orang orang yang indah bila di pikirkan oleh otakku, lalu siapa mereka? mereka adalah orang tuaku, sahabat-sahabatku, dan guru-guruku, terutama guru-guruku yang tegar memberiku ilmu kepadaku. mereka semua mempunyai nasib tidak istimewa, tidak mempunyai mobil dan tidak mempunyai rumah mewah, namun mereka berhasil membuatku berpikir bahwa mereka adalah sejarah bagi kehidupanku, disini aku mulai terbangun, kacamataku mulai luas penglihatan, seperti elang yang terbang di atas bayang bayang, impianku sedikit demi sedikit mulai berubah, yang tadi nya ingin merubah nasib diri sendiri sekarang tidak hanya ingin merubah diri sendiri tapi juga ingin merubah nasib bangsa indonesia munkin ini terlalu “jaim” dan “aneh”, di samping melihat para manusia di tanah air mulai bertingkah “hancur”, kalo anda bertanya kenada anda tidak berkaca, saya seperti ini karena sudah berkaca ,saya bersumpah ingin berubah, kalo bukan kita siapa lagi.
apakah kamu sama dengan saya ? mari bergabung di blog saya ,disini anda boleh sharing ,boleh beri saya ilmu ,boleh curhat, atau boleh berekpresi

Senin, 15 Juni 2015

Penjelasan Orang Bodoh VS Orang Pintar

Penjelasan Orang Bodoh VS Orang Pintar
(Mario Teguh)
http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000013914529/-
Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya berbisnis
Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang pintar.
Walhasil boss-nya orang pintar adalah orang bodoh.

Orang bodoh sering melakukan kesalahan,
maka dia rekrut orang pintar yang
tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah.
Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.
Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya
mencari kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk
membayari proposal yang diajukan orang pintar.
Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan,
dia PHK orang-orang pintar yang berkerja.
Tapi orang-orang pintar DEMO. Walhasil orang-orang pintar
meratap-ratap kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.
Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu
untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan
waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.
Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit.
Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.
Saya yakin pasti akan timbul pertanyaan..
1. Mendingan jadi orang pinter atau orang bodoh??
2. Pinteran mana antara orang pinter atau orang bodoh ???
3. Mana yang lebih mulia antara orang pinter atau orang bodoh??
4. Mana yang lebih susah, orang pinter atau orang bodoh??
intinya jangan lama-lama jadi orang pinter, lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.
Jadilah orang bodoh yang pinter dari pada jadi orang pinter yang bodoh. Kata kunci nya adalah resiko dan berusaha,
karena orang bodoh perpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil, selanjutnya dia berusaha agar resiko betul-betul kecil. Orang pinter berpikir panjang maka dia bilang resikonya besar untuk selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut. Dan mengabdi pada orang bodoh
Diamanakah posisi anda saat ini
Berhentilah meratapi keadaan anda yang sekarang
Ini hanya sebuah Refleksi dari semua Retorika dan Dinamika kehidupan. Semua Pilihan dan Keputusan ada ditangan anda untuk merubahnya, Lalu perhatikan apa yang terjadi
Terima Kasih..saya hanya calon sarjana yang bodoh!!

`mario teguh`

Tidak ada komentar:

Posting Komentar