Berdasar penelitian beberapa psikolog GENERASI BAHAGIA Itu, generasi
kelahiran 1970-1990an ,mereka merasakan permainan permainan tradisional
gobak sodor, rumah rumahan, full kartun di hari mnggu naik angkot 200
perak uang sepuluh ribu bsa keliling tanah air ,dan berdasarkan
penilitian saya mengambil dari orang orang kritis se umuran saya dlm
diskusi pnjang ,dan mengambil pula dari para ahli trdekat, GENERASI
PENURUS BANGSA yg akan menjaya kan negara dan agama adalah generasi
kelahiran 1993-1997 karena mereka orang orang yg merasakan era
tradisional dmn bala bala saratus perak ,teh manis saratus perak,
permainan permainan tradisional ,merasakan pula era pndidikan tempo dlu
hngga merasakan era globalisasi skrng sehingga membuat dan memuncul kan
pemikiran pemikiran segar ,
bila anda stuju dan tdk stuju silahkan berkomentar!
#diskusihariini
blog ini adalah tempat untuk menyalurkan inspirasi dan imajinasi saya, lewat otak di tulis kan oleh keyboard bersatu padu menjadi sebuah karya !
suarakan
Banyak orang mengira aku manusia merayap ,seperti serangga ,yang hanya bisa merayap menyentuh tanah tidak jauh di tempat sekitar.
aku memang merayap, dengan merayap aku autodidak ,dan dengan autodidak aku bersayap.
terserah karena penilaian persepsi ,harus menerima, aku akan tetap merayap, bila saat nya aku bersayap ,aku akan terbang, terbang lalu lalang di kota tercinta mungkin bukan hanya kota ,tapi aku akan terbang membaluti dunia.
kehidupan saya terus bermakna, terus berwarna, dari tahun ketahun ,ini karena orang orang memotivasiku, orang orang yang indah bila di pikirkan oleh otakku, lalu siapa mereka? mereka adalah orang tuaku, sahabat-sahabatku, dan guru-guruku, terutama guru-guruku yang tegar memberiku ilmu kepadaku. mereka semua mempunyai nasib tidak istimewa, tidak mempunyai mobil dan tidak mempunyai rumah mewah, namun mereka berhasil membuatku berpikir bahwa mereka adalah sejarah bagi kehidupanku, disini aku mulai terbangun, kacamataku mulai luas penglihatan, seperti elang yang terbang di atas bayang bayang, impianku sedikit demi sedikit mulai berubah, yang tadi nya ingin merubah nasib diri sendiri sekarang tidak hanya ingin merubah diri sendiri tapi juga ingin merubah nasib bangsa indonesia munkin ini terlalu “jaim” dan “aneh”, di samping melihat para manusia di tanah air mulai bertingkah “hancur”, kalo anda bertanya kenada anda tidak berkaca, saya seperti ini karena sudah berkaca ,saya bersumpah ingin berubah, kalo bukan kita siapa lagi.
apakah kamu sama dengan saya ? mari bergabung di blog saya ,disini anda boleh sharing ,boleh beri saya ilmu ,boleh curhat, atau boleh berekpresi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar